Dua Menteri Resmikan Citra Maja Raya

Dua Menteri Resmikan Citra Maja Raya

Proyek Kota Terpadu dari Ciputra Group, Citra Maja Raya yang menjadi salah satu proyek terbesar Ciputra Group di Kota Baru Maja, Lebak – Banten diresmikan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pada Sabtu, 18 November 2017. Proyek Citra Maja Raya seluas 2.000 Ha yang merupakan proyek Joint Operaton antara PT. Ciputra Residense, PT. Hanson Internasional Tbk., dan PT. Putra Asih Laksana, menunjukkan progress yang signifcant sejak dibangun tahun 2015. Selaras Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015–2019 untuk memenuhi kebutuhan perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dan program pembangunan sejuta rumah berupa dibangunnya Kota-kota baru di Indonesia, Kota Baru Maja didesain dengan konsep Tokyu Land Corporaton melalui anak perusahaanya PT. Tokyu Land Indonesia melakukan upacara pencapaian proses topping o? dari proyek kondominium Branz Simatupang, Kamis (30/11). Kondominium yang dirancang, dibangun, hingga dikembangkan seluruhnya oleh perusahaan Jepang termasuk PT. Jaya Obayashi sebagai kontraktor utama ini dijadwalkan selesai pada tahun 2018.

Jika umumnya kondominium di Indonesia memiliki luasan unit besar, Branz Simatupang menerapkan metode perencanaan Jepang untuk hunian nyaman dan efsien. Kondominium setnggi 27 lantai ini terdiri dari 4 tpe unit, yaitu 2 tpe unit di tower utara dengan 1 kamar tdur (56 m2) dan 2 kamar tdur (125 m2). Tai Horikawa Direktur Tokyu Land Indonesia, mengatakan TOD (Transit Oriented Development). TOD merupakan pembangunan kawasan berbasis kepada system transportasi massal, didukung dan sudah dilengkapi dengan KA Commuter Line, Rel double track, dan sarana stasiun yang lebih modern dan nyaman. Direktur Utama PT Ciputra Residence, Budiarsa Sastrawinata mengatakan Citra Maja Raya turut membangun perumahan untuk kalangan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Hingga saat ini sedang dibangun 10.000 unit rumah termasuk 8.000 unit rumah dikhususkan untuk MBR. Selain itu juga segera dibangun 1.000 unit rumah MBR subsidi dengan Fasilitas Likuiditasi Pembiayaan Perumahaan (FLPP) yang disediakan Pemerintah. Dalam perencanaannya kota ini akan dilengkapi dengan fasilitas komersial Eco Plaza, Pendidikan, Kesehatan, dan fasilitas-fasilitas Sosial dan umum lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *